Selasa, 11 Agustus 2020

Jangan sembarangan, Yuk Kenali Cara Memilih Masker Non Medis Untuk Si Kecil

Masker Kain

Selama pandemi, Penggunaan masker tidak hanya dianjurkan untuk orang dewasa namun juga pada anak anak usia tertentu. Terutama jika si kecil diajak untuk keluar rumah, maka harus dibiasakan menggunakan masker. Bagi anak anak masker yang digunakan sebaiknya tidak dipilih secara sembarangan. Apalagi saat ini sudah banyak hadir masker non medis seperti print masker. Untuk memudahkan anda yuk, simak cara memilih masker non medis untuk si kecil berikut.

Langkah Mudah Untuk Memilih Masker Anak Yang Tepat

1. Memiliki Ukuran Yang Tepat

Ukuran kepala yang dimiliki anak anak dan orang dewasa tentunya berbeda. Sehingga ukuran masker yang digunakan juga berbeda. Jika menggunakan masker secara acak, selain terlalu besar juga tidak akan melindungi dengan maksimal. Masker yang disarankan adalah yang ukurannya pas, pada bagian telinga maupun mulut hingga dagu harus menutup dengan tepat. Apabila masker terlalu besar atau longgar masih akan memudahkan virus masuk.

2. Memilih Masker Yang Nyaman

Ada baiknya ketika anda membeli masker, anda mengajak si kecil. Jikapun membeli secara online biarkan dia untuk memilihnya sendiri. Dengan begitu mereka akan nyaman menggunakannya. Tak hanya itu, pastikan penggunaan masker juga mudah dipasang sehingga tidak membuat si kecil sakit. Anda bisa memilih print masker yang nyaman, yang akan membuat si kecil tak rewel. Saat menggunakan masker rewel maka bisa dikarenakan masker tidak nyaman.

3. Tetap Memperhatikan Bahan Masker

Bahan tetap menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan begitu saja ketika anda memilih masker yang tepat untuk si kecil. Bahan yang digunakan sebaiknya adalah bahan yang terbaik. Dari segi kenyamanan tetap harus dipertimbangkan, mengingat anak anak memiliki kulit yang sensitif sehingga sebaiknya bahan yang lembut. Selain kenyamanan, bahan juga dipastikan mampu untuk memberikan perlindungan minimal 60%, lebih tingi tentu lebih baik.

Mungkin anak anak merasa tidak nyaman jika menggunakan bahan yang tiga lapis. Maka anda bisa mencari alternatif bahan lain yang tetap mampu untuk melindunginya. Dengan bahan yang baik, anak akan aman menggunakan masker tersebut. Bahan yang terlalu tipis akan membuat virus bisa tetap masuk ke pori pori kain. Jika terlalu tebal akan membuat si kecil kesulitan bernafas. Untuk itu ada baiknya anda memilih print masker dengan bahan terbaik.

4. Memiliki Desain Yang Menarik

Anak anak tentunya tidak terbiasa menggunakan masker. Sehingga perlu untuk membiasakannya agar tahan menggunakan masker. Salah satu cara agar si kecil semangat menggunakan masker adalah dengan menghadirkan desain atau gambar yang menarik. Desain yang menarik ini bisa dipilih sesuai karakter favoritnya atau bahkan dia bisa mendesainnya sendiri. Sehingga ketika menggunakannya mereka akan senang dan tidak terganggu.

Saat ini mendapatkan masker yang didesain sendiri tidaklah sulit. Anda bisa mengajak si kecil mengasah kreatifitasnya dengan membuat desain masker yang diinginkan. Memilih masker custom adalah ide yang baik jika anda ingin mendapatkan desain masker yang menarik. Inilah yang menjadi kelebihan dari print masker yang belum banyak dikenali oleh sebagian orang.

Apabila anda ingin mendapatkan masker untuk si kecil, anda bisa memilih masker fullprint khusus anak. Bahan yang disediakan pastinya juga dikhususkan untuk menghindari alergi. Dan anda juga bisa memilih desain atau membuat desain sesuai dengan keinginan.Semua hal tersebut bisa anda dapatkan dengan mengunjungi custom.co.id. situs satu ini menyediakan berbagai macam masker untuk anak maupun dewasa dengan desain yang lucu dan menarik.

 

Selasa, 04 Agustus 2020

Mengenal Lebih Dekat Alberto Goncalves da Costa

Alberto


Siapa yang tidak kenal dengan pemain kawakan yang satu ini? Ya. Pemain asal Brasil dengan nama lengkap Alberto Goncalves da Costa ini lebih dikenal di masyarakat sepakbola Indonesia dengan nama Beto. Namun, kini Beto sudah menjadi warga Indonesia dan sebagai pemain naturalisasi. 

Pada saat masih bermain di Sport Belem, Brasil. Untuk berlatih sepakbola, Beto harus mengayuh sepedanya sejauh 10 kilometer. Kemudian, Beto pindah ke klub Tuna Luso. Yang mana, rumah Beto dengan klub ini jaraknya lebih dekat. Setelah bergabung dengan klub tersebut, Beto sudah mampu membeli sepeda motor sendiri.

Karir Beto

Pada tahun 200, setelah membela Sport Belem, Beto Goncalves pindah ke Villa Rica. Lalu pada tahun yang sama ia pindah lagi ke Sao Raimundi hingga tahun 2001.

Beto ini memang sering berpindah-pindah klub. Sebelum bergabung dengan Tuna Luso, ia tercatat pernah membela berbagai klub yang berbeda.

Karir Di Indonesia

Sedangkan karir sepakbola di Indonesia, Beto pertamakali merumpun di Indonesia bersama tim mutiara hitam Persipura Jayapura. Dimana, Beto membela Persipura Jayapura pada 2009 hingga 2010. Selama bergabung dengan Persipura, Beto Goncalves mampu mencetak 18 gol dari 28 penampilannya.

Dilansir dari berita bola terupdate Beto juga sempat bermain di Persijap Jepara, namun performa permainannya menurun yang hanya mampu mengoleksi 4 gol dari 14 kali penampilannya pada 2010-2011. Lalu, pada tahun 2011, ia kembali memperkuat Persipura Jayapura. Di Persipura ini, performanya kembali meningkat. Sampai tahun 2012, ia mampu mengoleksi 25 gol dari 34 penampilannya bersama Persipura Jayapura.

Beto Goncalves juga sempat membela Arema dan Sriwijaya, dan terakhir membela Madura United pada 2019 hingga kini.

Profil Alberto Goncalves da Costa

Nama Lengkap : Alberto Goncalves da Costa

Tanggal Lahir : 31 Desember 1980 (umur 39)

Tempat Lahir : Belem, Brasil

Tinggi : 175 cm (5 ft 9 in)

Posisi Bermain : Striker

Klub Saat Ini : Madura United

Nomor Punggung : 9

Minggu, 02 Agustus 2020

Alasan Mengapa Banyak Perusahaan Besar Mengadopsi Pelatihan Virtual

Virtual Reality

Bagi Anda yang pernah atau rutin melakukan rangkaian pelatihan tentunya sudah tak asing lagi dengan proses pelatihan live streaming. Ya, pelatihan digital ini dianggap lebih praktis dan efesien khususnya dalam perekrutan karyawan terutama di tengah masa pandemi seperti sekarang. Nah, untuk menyempurnakan kegiatan pelatihan tersebut, ASI (Asia Pasific) menciptakan teknologi VR4HR untuk pelatihan dengan Virtual Reality.

Bicara soal pelatihan, saat ini berbagai perusahaan besar pun sudah mengadopsi pelatihan virtual ini. Menurut medium.com, virtual learning atau pelatihan virtual tak hanya unggul dalam segi efesiensi namun juga segi pembelajaran. Dengan mengadopsi pelatihan virtual ini, perusahaan atau lembaga dapat memberikan lebih banyak skenario pembelajaran yang lebih akurat dan tepat sasaran.

Lalu, mengapa pelatihan virtual lebih unggul?

Peserta pelatihan akan mendapatkan pelatihan melalui real work situation dengan alat mahal dan tingkat risiko tinggi secara berulang, salah satu contohnya pelatihan terbang untuk pilot. Melansir dari vrroom.buzz, Armada Boeing sudah memercayakan sesi pelatihan melalui proses virtual dengan flight simulator. Dengan teknologi virtual, calon pilot dapat berlatih mengemudi pesawat secara real tanpa harus berada di dalam pesawat. Hal ini tentunya sangat membantu para calon pilot untuk mempelajari teknik dan simulasi penerbangan secara berulang-ulang tanpa melalui kondisi yang berbahaya.

Sama halnya dengan pelatihan penerbangan, beberapa lembaga pendidikan dokter juga sudah menggunakan VR sebagai basis pelatihan virtual. Menilik dari beberapa sumber seperti thejakartapost.com mengatakan bahwa beberapa rumah sakit di China Tiongkok menggunakan teknologi VR untuk melatih para dokter melakukan operasi jantung.

Selain itu, beberapa peneliti dari Fuwai Hospital dan Chinese Academy of Medical Science telah membuat simulasi model jantung CT image 3D beserta dengan penyakitnya. Simulasi 3D ini dapat mempermudah dokter untuk melakukan pelatihan operasi jantung dengan kondisi yang berbeda-beda secara berulang.

Selain digunakan untuk pelatihan operasi jantung, simulasi jantung ini juga digunakan sebagai sarana penelitian untuk mengetahui struktur jantung dan proses kerjanya secara lebih mendalam. Hal ini tentunya sangat memangkas waktu dan biaya pelatihan dokter secara manual.

Teknologi satu ini juga sudah berhasil diadopsi oleh beberapa perusahaan yang berkutat dalam bisnis kendaraan, salah satunya UPS. Melansir dari UPS pressroom menjelaskan bahwa teknologi VR mempermudah mereka untuk memberikan pelatihan berkendara di wilayah UK dan German. Simulasi virtual ini tak hanya membantu para pengemudi untuk belajar berkendara secara teknis, namun juga memberikan gambaran tentang kondisi jalanan dan struktur medan.

Dengan teknologi VR ini, perusahaan atau suatu lembaga dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja mereka dengan lebih efesien dan praktis. Teknologi ini pun dinilai lebih menguntungkan karena tidak hanya dapat memberikan skenario pembelajaran yang sangat mumpuni dan dapat mengurangi risiko dan biaya operasional dari program pelatihan.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik mengadopsi pelatihan Virtual Reality ini di perusahaan Anda?